Home / Seputar Jatim / Jatim Akan Jadi Provinsi Industrial Berbasis UMKM
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (kanan) saat beramah. tamah dengan Ketua DPW LDII JATIM Drs. Ec. H.M. Amien Adhy (tengah) pada peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (kanan) saat beramah. tamah dengan Ketua DPW LDII JATIM Drs. Ec. H.M. Amien Adhy (tengah) pada peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur.

Jatim Akan Jadi Provinsi Industrial Berbasis UMKM

Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk meningkat industri UMKM. Komitmen tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada pidatonya saat memimpin upacara Peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (12/10).

Soekarwo mengajak masyarakat menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi Jawa Timur. Ia berharap industri-industri Jawa Timur bisa menembus pasar-pasar nasional dan internasional, seperti pengembangan produk di Tanggul Angin.

“Untuk itu, dibutuhkan ruang dan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas UMKM seperti meningkatkan kualitas produk dan packaging, serta pembiayaan pasar agar produk UMKM bisa masuk pasar internasional,” kata Soekarwo.

Soekarwo menambahkan, terciptanya suasana aman, nyaman dan stabilitas politik di Provinsi Jawa Timur akan memberikan dampak positif terhadap kinerja ekonomi. Hal ini dapat dilihat dari kinerja ekonomi Jawa Timur pada semester I Tahun 2016 ini mampu tumbuh cepat 5,55 persen. Pertumbuhan tersebut mampu menghasilkan PDRB Rp. 1.689,8 triliun pada tahun 2015 dan pada semester I Tahun 2016 Rp. 903,1 triliun.

Sektor UMKM akan memberikan suatu konstruksi ekonomi yang korelatif, antara konsumsi, produksi UMKM serta faktor pembentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sehingga Jawa Timur mampu mewujudkan inklusivitas pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Menurut Soekarwo, memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Jawa Timur sudah menjadi petarung unggul. Di tahun pertama era pasar bebas ASEAN 2016 ini, yang ditandai dengan surplusnya perdagangan Jawa Timur pada semester I Tahun 2016 yang mencapai 1.160,53 juta dollar AS. “Yang membanggakan baru pada periode 2016, perdagangan Jawa Timur  surplus dengan Singapura mencapai 112,89 juta dollar AS,” ujarnya.

Penulis: Sofyan Gani
Editor: Widi Yunani

Check Also

WhatsApp Image 2017-10-02 at 19.52.36

Tingkatkan Kualitas Mubaligh, LDII Jatim Gelar ToT Tahfidzul Quran

Guna mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, para muballigh (red: penyampai agama) harus lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *