Home / Seputar Jatim / Kapolresta Kediri: LDII Organisasi yang Ramah
Kapolresta Kediri, Bambang Widjanarko Baiin (tengah ) dan jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri.
Kapolresta Kediri, Bambang Widjanarko Baiin (tengah ) dan jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri.

Kapolresta Kediri: LDII Organisasi yang Ramah

Pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri yang dipimpin Agus Sukisno dan didampingi Sekretaris, Anang Yusuf melakukan audiensi dengan Kapolresta Kediri, Bambang Widjanarko Baiin di kantornya, Rabu (23/3).

Dalam pertemuan tersebut Agus Sukisno mengatakan, di seluruh Kabupaten Kediri sudah memiliki PC LDII di setiap kecamatan kecuali Kecamatan Semen. Agus mengharapkan Polresta Kediri bisa melakukan sosialisasi tentang penyuluhan narkoba di seluruh pengajian di setiap PC LDII mengingat saat ini bahaya narkoba cukup memprihatinkan di kalangan para generasi muda.

Kedatangan pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri disambut baik oleh Kapolresta Bambang. “Saya sangat senang jika LDII silaturahim dengan kami, karena sudah kewajiban kami menjadi pelayan sosial, bukan hanya ucapan melainkan kami implementasikan,” kata Bambang.

Bambang menambahkan, Polresta siap jika diundang LDII untuk sosialisasi akan bahaya narkoba terlebih jika menggandeng BNN dalam sosialisasi. Menurutnya BNN lah yang mampu menyampaikan pengetahuan secara menyeluruh tentang bahaya narkoba.

“Polres siap membawa barang bukti narkoba agar peserta nantinya bisa melihat langsung seperti apa sebenarnya narkoba dalam bentuk dan jenisnya,” imbuhnya.

Bambang mengaku sering frustrasi pada setiap malam Minggu di Kediri. Setiap pukul 12 malam masih banyak ditemukan pemuda-pemudi yang nongkrong dan balapan liar, terutama di daerah yang sepi, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat.

Saat ditanya mengenai LDII, Bambang menuturkan bahwa LDII merupakan organisasi yang humility, ramah. Ia merasa telah diterima dan melihat komitmen LDII yang sungguh luar biasa. “Saya masih teringat kemarin seorang tokoh puncak nasional Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mendatangi pengajian Asrama Sarah Asmaul Husna yang dilaksakan LDII, berarti LDII jauh dari kesan eksklusif dan sombong,” jawabnya.

Bambang menambahkan, kebaikan sebuah pohon bisa dilihat dari buahnya. “Buahnya LDII itu sangat baik, saya rasakan sendiri saat punya Perwira yang juga santri LDII, dia memiliki etos kerja luar biasa dan kepedulian akan pekerjaannya sangat baik sekali lain dari Perwira saya sebelumnya. Hal ini menunjukan LDII itu baik-baik sampai dari buahnya,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan bahwa senangnya terhadap LDII tidak berhenti disitu saja. Menurutnya setiap LDII mengadakan suatu acara pasti memiliki dampak positif terhadap warga yang di sekitarnya. Bambang pun dengan keras mengemukakan kalau saat ini sudah tidak ingin lagi melihat jika ada konflik yang mengatasnamakan ras, suku dan agama.

Sumber: ldiikediri.com

Check Also

WhatsApp Image 2017-10-02 at 19.52.36

Tingkatkan Kualitas Mubaligh, LDII Jatim Gelar ToT Tahfidzul Quran

Guna mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, para muballigh (red: penyampai agama) harus lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *