Home / Seputar Jatim / Kwarda Jatim Akan Lantik Sakoda SPN
Kiri-kanan: Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarda Jawa Timur Bambang S.W., Biro Kepanduan dan Olah Raga DPW LDII Jawa Timur Triot Kartiko, Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur AR. Purmadi, Ketua DPW LDII Jawa Timur Amien Adhy.
Kiri-kanan: Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarda Jawa Timur Bambang S.W., Biro Kepanduan dan Olah Raga DPW LDII Jawa Timur Triot Kartiko, Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur AR. Purmadi, Ketua DPW LDII Jawa Timur Amien Adhy.

Kwarda Jatim Akan Lantik Sakoda SPN

Setelah menggelar Sosialisasi Satuan Komunitas Daerah Sekawan Persada Nusantara (Sakoda SPN) Jawa Timur, Pengurus DPW LDII Jawa Timur berkunjung ke kantor Kwarda Jawa Timur, Senin (25/4).

Dalam kunjungannya Ketua DPW LDII Jawa Timur Amien Adhy yang diterima Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur AR. Purmadi membahas pelantikan pengurus Sakoda SPN Jawa Timur. Amien berharap Purmadi serta Ketua Kwarda Jawa Timur Saifullah Yusuf bisa hadir sekaligus melantik kepengurusan Sakoda SPN Jawa Timur tersebut.

“Rencana pelantikan akan dilaksanakan setelah lebaran. Untuk bulan-bulan ini kami akan fokus didalam membentuk kepengurusan, termasuk membentuk Sakocab di 10 Kabupaten/Kota,” ujar Amien.

kwarda_jatim_2016

Hal ini disambut baik oleh Purmadi. Menurutnya Sakoda SPN Jawa Timur bisa bergabung dengan Satuan Pramuka yang lain di Jawa Timur. “Sako SPN nanti Kami undang di HUT Pramuka pada Agustus mendatang yang akan diselenggarakan di Stadion Tambak Sari, sehingga Sako SPN turut menghidupkan Pramuka di Jawa Timur,” ajak Purmadi.

Mengenai Pramuka, Amien menambahkan bahwa LDII setiap tahunnya juga menggelar Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam dengan dihadiri 1.000 peserta dari alumni Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri.

Terkadang di pendidikan formal anak-anak sekarang jauh dari ‘learning by doing’ (belajar berdasarkan yang dialaminya). “Anak anak hanya diajarkan menggunakan angan-angan mereka. Ketika anak-anak diomongin ‘hai nasinya gosong’ mereka tidak tahu di angan-angan mereka nasi gosong itu seperti apa. Namun jika benar-benar mengalaminya akhirnya mereka tahu bahwa nasi gosong itu seperti ini lho, sehingga pendidikan Pramuka dirasa sangat perlu dalam pembelajaran di kehidupan sehari-hari,” ungkap Purmadi.

Penulis: Sofyan Gani
Editor: Widi Yunani

Check Also

WhatsApp Image 2017-10-02 at 19.52.36

Tingkatkan Kualitas Mubaligh, LDII Jatim Gelar ToT Tahfidzul Quran

Guna mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, para muballigh (red: penyampai agama) harus lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *