Home / Ekonomi / LDII Hidupkan Ekonomi Syariah di Jawa Timur
Biro EPM Jawa Timur menggelar Workshop Ekonomi Syariah bertempat di Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri, Malang, Jumat (25/3).
Biro EPM Jawa Timur menggelar Workshop Ekonomi Syariah bertempat di Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri, Malang, Jumat (25/3).

LDII Hidupkan Ekonomi Syariah di Jawa Timur

Lembaga Dakwah Islam Indonesia  (LDII) Jawa Timur terus berupaya menghidupkan ekonomi syariah khususnya di Provinsi Jawa Timur.

DPW LDII Provinsi Jawa Timur melalui Biro Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat (EPM) telah melalukan banyak terobosan, diantaranya membentuk Himpunan Pengusaha LDII, Koperasi Syariah, Koperasi Wanita Syariah hingga mengikuti Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Manager/Kepala Cabang Koperasi Syariah.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut Biro EPM Jawa Timur menggelar Workshop Ekonomi Syariah bertempat di Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri, Malang, Jumat (25/3).

Workshop tersebut digelar selama tiga hari mulai tanggal 25 sampai 28 Maret 2016. Peserta workshop tidak hanya berasal dari Provinsi Jawa Timur, namun juga dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan dan Bali.

Workshop tersebut dibuka Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Malang, H. Amsiyono. Dalam sambutannya ia mengharapkan perekonomian syariah agar segera diterapkan di Indonesia. Menurutnya perekonomian konvensional yang saat ini masih diterapkan sebenarnya merupakan sisa-sia dari penjajahan Belanda.

“Maka kami sangat mengapresiasikan kinerja LDII yang sudah menerapkan perekonomian syariah,” ujar Amsiyono.

Peserta Workshop Ekonomi Syariah LDII Jawa Timur.
Peserta Workshop Ekonomi Syariah LDII Jawa Timur.

Amsiyono menambahkan, ekonomi syariah sendiri saat ini sedang digalakkan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan mulai menyebarnya jurusan ekonomi syariah di berbagai universitas. Apabila saat ini perekonomian di Indonesia masih berbasis konvensional harapannya suatu saat nanti mampu diterapkan sistem ekonomi syariah. “Tentu saja hal ini akan menjadi tantangan tersendiri, akan tetapi dengan meningkatnya jumlah mahasiswa ekonomi syariah di Indonesia hal ini akan menjadi sebuah mimpi baru bagi masyarakat,“ imbuhnya.

Sekretaris  DPW LDII Jawa Timur Samsul Bakhtiar Ramadhan  mengatakan, di wilayah Jawa Timur koperasi syariah sudah mulai berkembang dengan baik sehingga dapat memperkuat perekonomian rakyat yang berbasis syariah.

“Dengan hadirnya koperasi syariah masyarakat Indonesia akan mampu melakukan perputaran ekonomi dengan cara yang syariah dan sesuai dengan ajaran Islam,” ujar Samsul.

Samsul menambahkan kini koperasi syariah LDII mencapai 33 tersebar di wilayah Jawa Timur dan mulai mendirikan 16 koperasi wanita syariah.

Dalam Workshop Ekonomi Syariah ini Biro EPM Jawa Timur membentuk Forum Komunikasi Koperasi Syariah (FKKS) LDII Jawa Timur dan Sudirman Agus, SE terpilih sebagai Ketua Umum FKKS LDII Jawa Timur.

Penulis: Devita Putri Viramanti/Syayida Asidiq
Editor: Widi Yunani

 

Check Also

WhatsApp Image 2017-10-02 at 19.52.36

Tingkatkan Kualitas Mubaligh, LDII Jatim Gelar ToT Tahfidzul Quran

Guna mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, para muballigh (red: penyampai agama) harus lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *