Home / Nasional / Mengapa Harus Ada Bela Negara?
Foto: jakartagreater.com
Foto: jakartagreater.com

Mengapa Harus Ada Bela Negara?

Ketika berbicara tentang bela negara di dalam benak kita adalah latihan perang ala militer. Padahal di dalam bela negara tidak ada kata perang, mulai dari pengertian, maksud dan tujuannya.

Generasi muda harus bisa memahami bela negara untuk pertahanan negara. Pertahanan negara ialah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan ganguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Tidak ada kata perang.

Hal ini diungkapkan Pabandya Bakti TNI Staf Teritorial Daerah Militer (Sterdam) V/Brawijaya, Letkol inf Drs. Didi Suryadi, MAP pada Pengajian Sarimbit yang diselenggarakan DPW LDII Provinsi Jawa Timur di Aula Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya, Minggu (20/3).

Menurut Didi, ancaman ke depan semakin kompleks dan multidimensional yang terdiri dari ancaman militer dan non militer.

Menurutnya ancaman non militer sangat sulit diprediksi dan diidentifikasi, lebih berbahaya daripada ancaman militer, maka tidak bisa diselesaikan dengan alutsista yang dimiliki TNI secanggih apapun sehingga harus dibangun strategi ketahanan negara yang kuat.

“Kalau ancaman militer mudah diidentifikasi, karena suatu negara apabila akan melakukan perang harus ada pernyataan perang, jika tidak ingin terjadi perang maka melalui jalur diplomasi. Akan tetapi ancaman non militer tidak ada pernyataan perang, masuk rumah tanpa permisi dan setiap hari di kantong kita, contohnya handphone,” kata Didi.

Didi menekankan bahwa mulai saat ini generasi muda harus ditanamkan lima nilai Bela Negara yaitu, cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.

“Jadi apa yang harus dibela untuk negara yaitu, kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan bangsa,” imbuhnya.

Kenapa Harus Bela Negara?

Didi menceritakan bangsa Indonesia yang memiliki latar belakang sejarah yang begitu kuat, seperti Kerajaan Sriwijaya abad ke-7 yang begitu hebat, kekuasaannya membentang dari Kamboja, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, Kalimatan dan Sulawesi.

Selain itu terdapat juga Kerajaan Majapahit pada abad ke-14 yang lebih besar kekuasaannya hampir wilayah Asia Tenggara. Namun sayangnya kehebatan dan kekuasaan terbesar itu akhirnya runtuh.

Keruntuhan kerajaan tersebut bukan diserang oleh kerjaan lain melainkan konflik dari dalam yang berkepanjangan dan sumber konflik di kala itu merebutkan harta, tahta dan wanita.

Sementara itu untuk kejayaan negara lain, Didi menceritakan kehebatan Uni Soviet yang dulu berkuasa dan ditakuti di dunia namun kenyataannya Uni Soviet saat ini sudah ‘almarhum’ dan pecah. Kehancuran Uni Soviet bukan diserang oleh Amerika namun konflik dari dalam yang berkepanjangan.

“Nah Indonesia mungkin tidak hancur terpecah belah seperti Uni Soviet? Mungkin. Karena saat ini Garuda Pancasila sedang terbaring lemah. Oleh karena itu bangsa Indonesia perlu diselamatkan salah satunya melalui bela negara,” tutup Didi.

Penulis: Sofyan Gani
Editor: Widi Yunani

Penelusuran terkait:

  • mengapa harus ada negara
  • kenapa pendidikan bela negara harus ada
  • kenapa harus ada usaha bela negara
  • mengapa harus ada pembelaan negara
  • mengapa ada belah negarah
  • kenapa harus ada bela negara
  • kenapa negara itu harus ada
  • kenapa harus berlatih bela negara?
  • kenapa harus ada bela negara??
  • mengapa harus bela negara

Check Also

Pengurus DPW LDII Provinsi Jawa Timur silaturahim ke Wakil Rais Aam PBNU KH. Miftakhul Akhyar di kediamannya, Komplek Ponpes Miftahul Jannah, Kedung Tarukan, Surabaya, Rabu (19/4).

LDII Bahas Perkembangan Umat Bersama Rais Aam PBNU

Pengurus DPW LDII Provinsi Jawa Timur silaturahim ke Wakil Rais Aam PBNU KH. Miftakhul Akhyar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *